Baby Michelle is born

Akhirnya baby michelle lahir ke dunia pada tgl 25 agustus kemarin. Puji Tuhan semua sehat walaupun harus menjalani operasi caesar, baby lahir dengan berat 3,6 kg, padahal perkiraan lahir usg terakhir (minggu lalunya) adalah 3,2 kg hahaha.. Panjangnya 46 cm.

Pengalaman operasi caesar pertama kali dalam hidup, sangat tak terlupakan. Di infus, digeret ke ruang operasi dan dibius lokal, setelah itu dipasang peralatan monitor denyut jantung, kateter dll…. Dan dimulailah operasi. Perut rasanya digoyang keras, ga bisa liat karena ditutup tirai, tapi ga minat liat juga karena serem. Cuma doa aja terus. Digoyang keras dan obgyn bilang aduh susah ini melintang. Langsung lemes dengernya.

Ga berapa lama dateng dokter2 lain bantuin, tirai didobel + ditinggikan lagi, lalu terdengar kata, ayo dorong…. Zzzz oh my God. Shocking dengernya. Speechless, dan cuma berdoa aja. Hikz. Lalu setelah itu terdengar lagi “kepalanya, kepalanya!”

……Tanpa tau apa yang terjadi cuma bisa pasrah sama Tuhan. “Just save my baby God” . Badan mulai menggigil parah, dan kedinginan… mau noleh ke kanan rasanya ada yang menghalangi, berat sekali kepala, noleh ke kiri pun sama.

Tidak lama kemudian terdengar “oek, oek” kecil sekali suaranya. Senang rasanya, lega mengetahui dia sudah lahir. Setelah itu baby ditaruh di dada untuk menjalani IMD. Pertama kali liat my baby, amazing. Cant speak anything karena badan masi geter parah.

Mau nangis juga ga bisa, cuma bisa doa.. Thanks God!! Thanks God.. Looking at her face I feel,… Wow… Jadi ini muka nya my baby… Saya mendoakan dia dlm hati, tuhan terimakasih….anyway she’s kind of heavy🙂 saya tanya ke dr anak di samping, “berapa beratnya dok?” Dia bilang “belum tahu tapi sepertinya cukup besar anak ibu”
Hahaha.. Ga berapa lama baby malah tidur bukannya nyusu di dada.😦 IMD pun failed. Ditambah lagi baby makin lama makin dingin dan membiru. Shock!

Dr anak bilang “bu nanti dilanjutin lagi karena baby kedinginan udah 32 derajat” .. Mau nangis dengernya! Cuma bisa pasrah lagi lagi.

Kemudian dr anak datang lagi dan bilang baby sudah stabil, dibawa keluar dulu ya, biar hangat IMD nya nanti dilanjutkan setelah ibu keluar dari ruang operasi. Ok… Kata saya.

Setelah baby pergi, dr obgyn dan dr lainnya memberi selamat pada saya, dan luka saya pun dijahit dibersihkan dan mereka keluar ruangan. Anehnya tidak berapa lama dr obgyn masuk ruang operasi lagi dan saya dengar dia bilang “wah kok bisa jadi seperti ini”…. Sambil kemudian tirai dinaikkan dan dia mulai menjahit kembali.

Asli cuma pasrah aja😦. Setelah jaitan selesai dr pergi. Saya dibersihkan (suster bilang darahnya banyak sampai ke punggung dan bantal ???), kemudian saya dipindahkan ke ruang recovery sambil masih kedinginan menggigil parah, diberi selimut dan pendeteksi detak jantung. Ga lama kemudian keluarga saya dipanggil, suami masuk dan senyum menunjukkan foto di kamera, “ini foto anak kita, mirip kamu, gede ya 3,6 kg !”

Saya cuma bisa senyum aja blom bisa ngomong. Yg pasti saya tahu anak saya sehat selamat udah lega banget. Kemudian baby dibawa ke samping saya katanya dia nangis terus. Begitu baby ditaruh di samping, dia diam…. Ajaib… Mungkin dia tahu di sebelahnya ada ibunya, I’m fallin in love with this baby!

Saya perhatikan muka nya. Kok kayak orang Jepang🙂 lucu nya. Rasa ngeri tadi sudah hilang dan rasanya semua itu worth it ketika melihat baby yang sangat lucu ini.

Suster suster di ruang recovery semua gemes liat baby Michelle hehe.

Anyway setelah operasi saya kembali ke kamar, dan setelah itu anestesi abis, rasanya luar biasa sakit! Ga bisa gerak pula. Belajar gerak lagi itu luar biasa sakitnya. Mungkin karena jaitannya lumayan besar dan dalam (karena baby besar). Sampai hari ke 4, saya dirawat dan baru bisa berjalan tertatih-tatih menahan sakit sampai nangis-nangis dan sesak napas. Belum lagi stresnya karena ASI tidak bisa keluar sampai hari terakhir pulang RS.

Jadi kata siapa operasi caesar itu tidak sesakit normal? mungkin mereka yang beruntung saja. Dalam kasus saya, sakit dan pertaruhan nyawa. Membawa sebuah jiwa baru lahir ke dunia memang tidaklah mudah. Perlu pengorbanan dan perjuangan. Maka hargailah ibumu!🙂 sungguh tidak mudah melahirkan. Saya masih heran ada yang bisa punya anak banyak-banyak. Hahaha. Kuat sekali :p
Saya tidak sekuat itu rasanya… Wkwkwk.
Episode hamil pun berakhir dengan indah, dan dimulailah episode merawat bayi🙂 breastfeeding dll.

Love love my baby.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s